Posts

Rindu yang Salah

Image
Rindu yang Salah oleh : Totoh Wildan Tohari Aku rindu kamu Aku juga tunggu kamu Aku selalu memikirkanmu Dan Aku mencintaimu Tapi kamu rindu dia Kamu juga tunggu dia Kamu selalu memikirkan dia Dan kamu mencintai dia Bagaimana bila aku tetap rindu kamu Lalu tetap menunggu kamu Kemudian setiap hari memikirkamu Hingga aku mencintaimu selamanya Karena rindu kepadamu bukan tentang jarak dan tempat Menunggumu pun tak akan membunuh waktuku Otakku tidak rusak karena memikirkanmu setiap hari Lalu dengan mencintaimu hidupku terus berjalan Jangan kau berhenti merindukan dia Tunggulah cinta dia untuk kebahagian dirimu Hiasilah pikiranmu dengan cinta darinya Karena suatu hari nanti Tuhan menyatukan cinta kamu dan dia Sepi akan hidup bersama rinduku kepadamu Waktu menjadi teman setiaku ketika terus menunggumu Dunia gelap akan terus menemani ketika aku memikirkamu Bersama senja sore aku akan terus mencintaimu Doa ini aka...

Latar Belakang-Berpisah dengan Ilmu

Image
---Problematika ekonomi membuat manusia lupa untuk mencari dan memproduksi ilmu--- Ekonomi menjadi permasalahan akut pada era modern ini. Karl Marx sudah memperkirakan bahwa ekonomi akan menjadi faktor dominan dalam hidup manusia. Sistem ekonomi yang menindas membuat manusia kehilangan waktu untuk mencari ilmu dan dampaknya berhenti memproduksi ilmu. Ada banyak definisi ilmu, namun definisi umum dari ilmu adalah suatu kumpulan proses dengan menggunakan suatu metode ilmiah yang menghasilkan suatu pengetahuan yang sistematis. Berdasarkan definisi umum tadi, ilmu membutuhkan waktu dan ruang untuk dicari dan diproduksi. Ilmu pada era modern ini mengalami tekanan berat karena kuatnya monopoli dari segelintir kelompok untuk dapat dicari dan diproduksi. Monopoli pada proses pencarian ilmu dan produksi ilmu berkaitan erat dengan kepentingan kaum kapital dalam upaya menumpuk kekayaan sebanyak-banyaknya. Pencarian ilmu kini dibatasi hanya pada tahap tingkat universitas saja...

Melawan Lupa Aksi Just Fontaine pada Piala Dunia 1958 Swedia

Image
Melawan Lupa Aksi Just Fontaine pada Piala Dunia 1958 Swedia Oleh : Totoh Wildan Tohari Piala Dunia 1958 yang diselenggarakan di Swedia, memang menjadi ajang yang menaikan nama Pele sebagai bintang baru sepakbola dunia. Hanya saja, Piala Dunia 1958 jangan melupakan aksi dari satu pemain yang paling produktif dalam satu Piala Dunia. Sosok pemain itu adalah Just Fontaine, bintang asal Timnas Prancis. Just Fontaine adalah legenda yang “terlupakan” dari Piala Dunia 1958. Pemain kelahiran Maroko ini, memiliki rekor yang hingga saat ini belum ditandingi pemain lain. Rekor yang dimaksud adalah pencetak gol terbanyak dalam satu ajang Piala Dunia. Torehan yang 13 gol dalam Piala Dunia 1958 menjadi rekor yang kini sudah berusia 60 tahun. Aksi Just Fontaine dalam Piala Dunia 1958 dimulai kala bertanding dalam babak grup Piala Dunia 1958. Prancis sendiri tergabung dalam Grup 2 bersama Paraguay, Yugoslavia dan Skotlandia. Memulai turnamen, Just Fontaine langsung menjadi binta...

Tiga Alasan Kenapa Brazil Akan Menjadi Juara Dunia 2018

Image
--- Brazil mungkin akan menjadi juara Piala Dunia 2018 di Russia--- Oleh : Totoh Wildan Tohari Piala Dunia sudah di depan mata. Gelaran akbar sepakbola dunia pada 2018 ini, dihelat di Russia. Ada 32 tim nasional yang akan memperebutkan trofi emas Piala Dunia. Berbicara kandidat juara, tim nasional Brazil memiliki peluang besar memenangkan gelaran 2018 ini. Komposisi pemain, kesiapan skuad lebih baik dan faktor sejarah menjadi alasan utama kenapa Brazil memiliki kans besar menjadi juara tahun ini. 1.  Komposisi Pemain Terakhir kali Brazil juara Piala Dunia adalah edisi 2002 silam. Kala itu, skuad diisi oleh nama-nama besar macam Ronaldo, Rivaldo atau Ronaldinho. Setelah 16 tahun tanpa gelar, Brazil datang ke Russia dengan skuat yang lebih dari tahun-tahun sebelumnya. Generasi Brazil kali ini diisi oleh pemain-pemain yang lebih matang, kuat dan cepat. Dibawah mistar gawang, Ederson dan Allison harus bersaing untuk mengambil hati pelatih Tite. Kedua penjaga gawang...

Cinta dalam Kekalahan

Image
Cinta dalam Kekalahan oleh : Totoh Wildan Tohari Cinta adalah perjuangan tiada akhir  Menunggu untuk diteriakan Berpacu untuk ditegakan Tapi bagaimana jika cinta hanya melahirkan kekalahan Kemenangan akan memastikan kebahagiaan dari sebuah cinta Kisah impian yang datang bagi semua pecinta di dunia ini Makan bersama dalam satu atap  Bercengkrama pada hari Minggu untuk meluapkan tawa di kala seminggu dilanda kesedihan  Aku ingin bertemu dengan kemenangan itu Meraih dunia yang penuh warna  Melihat lahirnya generasi baru dari dalam darah Karena cinta pada dasarnya adalah kebahagiaan itu sendiri Menangis menjadi air kehidupan bagi cinta Menunggu orang lain memberikan tangan untuk menyeka Menunggu orang lain pula untuk bersandar Menyeka dan bersandar menjadikan tangisan itu sempurna Seperti kopi yang pahit  Cinta pasti akan memberikan kepahitan Namun, kepahitan itu akan memberikan semangat baru dalam hidup...

Republik Rindu : Malam Dingin di Tanggal 11

Image
"Apa yang kau katakan lagi ?" "Malam ini hujan sudah mereda. Kau bisa pulang". Malam kian dingin, hanya saja hujan tidak menjadi aktor atas dingin malam itu. "Aku akan segera pulang". "Tapi sebelum pulang, bisakah kau memberi pesan ?" Angin menusuk rongga-rongga tulang. Hembusan angin membuka tabir baru dalam hidup. "Berhentilah, dunia sudah berganti rupa". "Tak ada lagi kisah itu. Tak ada lagi mimpi itu. Dan tak ada lagi kebahagiaan itu". Suara jangkrik pun tak ada, apalagi lolongan anjing. Semua suara tadi digantikan oleh suara yang tak terdengar. "Bisakah kita tetap menjadi teman. Bisakah kita menjadi "normal" untuk waktu yang lama ?" "Bisakah adinda melakukan itu ?" Pintu yang berdenyit pasti selalu memekikan telinga. Pekikan suara pintu yang lama tak diberi minyak, akan selalu mengganggu telinga setiap orang yang mendengarnya. "Aku hanya minta kau pergi dan tak ke...

Negara “Lem Aibon”

Image
oleh : Totoh Wildan Tohari Pada suatu hari yang cerah, seorang anak lelaki kumuh masuk ke dalam angkutan kota. Penampilan tadi membuat penumpang lain menjadi was-was. Memakai topi yang seperti sudah lama tak dicuci, berpadu dengan banyak sisa lem yang menempel di wajah dan tangan si anak lelaki ini. Setelah beberapa meter berjalan, anak lelaki itu mengeluarkan sebuah lem aibon dan menghisap tanpa menghiraukan kehadiran penumpang lain. Hisapan demi hisapan terus dilakukan anak lelaki ini, berpadu dengan tatapan risih penumpang lain. Cerita anak pecandu lem aibon di atas, merupakan satu cerminan kecil potret buram generasi “anak zaman now” perkotaan yang terbuai dalam dunia anak jalanan. Kerasnya hidup dijalanan memberikan andil lahirnya generasi anak lem tadi. Aroma lem aibon bagi anak tadi, mungkin seperti hiburan murah di tengah kehidupan perkotaan yang memang kian menjauh dari nilai-nilai moral, hukum dan lokal. Fenomena anak lem tadi jika ditelusuri, merupakan sindrom...