#19 Januari 2016 Bangku kelas itu sudah rapi, dan siswa-siswi memasukinya dengan senangnya. "Hy, GI" "Hay, Yen. Sudah selesai tugas nya ?" "Sudahlah, gampang itu". Hari yang aneh bagiku, melihat GI tidak berkerudung dan memperlihatkan rambut hitam yang indah itu. Keanehan lain, aku melihat siswa-siswa baru, sedang siswa lama banyak yang tidak hadir. Sepanjang menunggu guru datang, aku hanya memandang GI dengan tatapan kekaguman. Aneh sekali, kenapa aku ingi terus memandangnya, seakan hari itu aku tak akan melihanya lagi untuk yang lama. "Kenapa kau terus memandangku, malu aku" "Enggak, ingin saja" "Cie, cie" "Diam kau Yen !" Pluk, GI memalingkan wajahku pelan, sambil melangkah pergi. Aku tak marah, hanya memegang pipiku, seperti ada rasa yang tak biasa. Perhatianku kembali ke arah teman-teman laki-laki di kelas yang tak ku kenal itu. "Toh, kemarin bagaimana ?" "Bagaima...