Berhenti Mencintai


Hasil gambar untuk mencintai
http://www.ummi-online.com/cara-mencintai-pasangan-sepenuh-hati.html

Bagaimana jika berhenti mencintai seseorang ? 

Pasti ada rasa yang aneh saat bertemu. Mungkin  tak ada jantung berdetak, atau mungkin kita dapat menyapanya dengan normal, "Hay apa kabar". Atau,  "bagaimana kabar pendidikanmu saat ini ?". Pernahkan situasi itu datang ? Pasti setiap orang mengalaminya. 

Tapi bagaimana jika, hubungan yang berakhir itu tidak memberikan rasa yang berbeda saat kembali bertemu. Seolah semuanya sama, baik saat bersama maupun saat berhenti. Hanya ada satu kemungkinan, kita tidak pernah mencintai orang itu, atau mungkin cinta yang pernah kita katakan itu adalah kebohongan belaka ? Sangat berdosa, karena memberikan harapan palsu kepada orang lain. 

Tak ada namanya berhenti mencintai orang lain, karena mencintai orang lain adalah ikatan kimia yang datang dari otak, kemudian memberikan pembuktian itu kepada dengan perbuatan dan tindakan nyata kepada orang lain. Bisa kepada satu, dua bahkan mungkin sepuluh orang sekaligus, karena cinta tidak mengenal kuantitas orang. Mencintai adalah gambaran kualitas tindakan dan perbuatan dari hasil ikatan kimia tadi. 

Cara sederhana untuk mengetest apakah benar  kita mencintai seorang atau tidak adalah dengan bertemu dengan orang itu setelah jangka waktu yang cukup lama, jika masih getaran seperti dulu kita berhubungan, maka kemungkinan kita memang mencintainya. Tapi jika tak ada getaran yang sama, maka dipastikan kita membuat kebohongan dimasa lalu. 

Hubungan antara manusia satu dengan yang lain, entah itu antara laki-laki dengan perempuan, bahkan antara laki-laki dengan laki-laki, atau perempuan dengan perempuan, yang dibungkus dalam ikatan cinta adalah anugerah rohani terbesar dari Tuhan. Seperti Tuhan yang tidak pernah berhenti mencintai makhluknya, mencintai orang lain pun seharunya begitu. 

 

Comments

Popular posts from this blog

Contoh BAP Tersangka

Pembagian Urusan Pemerintahan menurut Undang-Undang No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.