Posts

Pergi Untuk Kembali

---- Pergi Untuk Kembali----- oleh Totoh Wildan Tohari

Zak, malam ini kembali datang  Deru angin berjalan pelan  Membangkitkan semua suara hati yang sempat hilang Menusuk semua raga dan tulang ini
Kaki ini telah mencoba pergi Pandangan mata ini juga terus melangkah ke depan Bersama dengan masa depan yang kian menekan Semua memaksa untuk keluar dari indahnya album photo
Namun hati ini tak pernah beranjak pergi Selalu diam dan membisu Berteduh dalam derasnya hujan  Menepi bersama mentari dan bulan
Tuhan, aku hidup dalam keraguan Pergi untuk hati yang tak pernah pergi Dermaga mimpi kini membentang jauh  Terminal kumuh pun tak dapat digapai
Malam ingin aku bertemu dengan mimpi yang indah Rasa cinta ini membawa makhluk lemah ini bergelayutan dalam sesal yang tak berkesudahan Puisi ini belum selesai  Terhenti usai dirimu datang mendadak
--- Bandung, 22 Mei 2019---


Avenger Kembali, Thanos pun Kembali

Image
Apakah yang dinanti pada akhir bulan ? Sudah barang tentu itu adalah film terbaru dari Marvel, yaitu Avenger 4 : Endgame. Film yang mungkin ditunggu pada tahun 2019 ini. Setara dengan film Dilan 1991 lah.

Sihir dari film ini bukan tentang siapa yang akan menang antara Thanos melawan Avenger, tapi tentang kejutan apa yang dihadirkan dalam film ini. Apakah para Avenger akan mati ? Apakah Thanos akan menjadi Tuhan ? Munculnya "Iblis" lain ?

Konsep "hero" dan "villain" merupakan imajinasi yang diciptakan dalam sebuah film superhero. Meski pada dasarnya itu terkadang bercampur dalam kehidupan nyata ini. Pada film Avenger ketiga yang lalu, Thanos yang dianggap "penjahat", justru punya misi yang sebenarnya layak diberi ganjaran masuk surga.

Sementara itu, Avenger yang dianggap "pahlawan", justru punya misi yang akan mempertahankan "status quo". Bisa saja, para avenger ini sejatinya punya nilai dosa yang akan diterima di neraka nant…

Ruang Gelap dan Sempit

Image
"Zak, kau ada disini ?
"Kenapa kau diam Zak ? " Aku bahagia kau ada disini, Zak" "Bisakah kau tetap disini, Zak"
Tak lama kemudian
"Riak, sudah siang. Segera bangun ?, teriak Om Freng dari luar kamar. "Iya, Om Freng. Ini sudah bangun". 
Riak keluar dari kamar kecil di sudut ruangan. Hari itu, rumah sepi dan tidak ada kegiatan. 
"Pada kemana orang-orang Om ? "Sedang banyak yang keluar kota", ujar Om Freng. "Kenapa kau tidur di ruangan sempit itu, Ri ?"  "Cuma ingin tidur di sana saja".
Hari menunjukan pukul 13.00 WIB. Riak melihat matahari sudah berada di atas langit.  "Tadi kau siram ini tumbuhan ini, Om Freng ? tanya Riak. "Belum, banyak kerjaan hari ini", jawab Om Freng. "Baiklah, mulai besok Aku yang akan menyiram ini tanaman" "Kenapa kini kau lebih peduli pada tumbuhan, Ri " "Hanya sedang rajin saja".
Saat Om Freng pergi ke ruangan atas dan membersihkan rua…

If It is you- Jika Itu Kamu by (Jung Seung Hwan)

ROMANIZATION wae neoegen geureohge eoryeounji
aereul sseuneun nareul jedaero bwajuneun ge neo hanae itorok
apeul su isseume nollagon hae
godanhaettdeon haru
naneun kkumeul kkwodo apa neoyeottdamyeon eotteol geot gata
ireon michin naldeuri
ne haruga doemyeon marya neodo namankeum honja
buseojyeo bondamyeon alge doelkka
gaseumi teojil deut
nal gadeuk chaeun tongjeunggwa
eolmana neoreul wonhago ittneunji
naega neoramyeon geunyang nal saranghal tende nae gaseumeun haneopsi badakkkaji
nareul dulleossaneun modeun ge duryeowojyeo da sarange ppajimyeon
haengbokhan georani nuga geurae
dwitmoseupman boneun geureon saranghaneun naege neoyeottdamyeon eotteol geot gata
ireon michin naldeuri
ne haruga doemyeon marya neodo namankeum
honja buseojyeo bondamyeon alge doelkka
gaseumi teojil deut nal gadeuk chaeun tongjeunggwa
eolmana neoreul wonhago ittneunji
naega neoramyeon geunyang nal saranghaltende imi neoneun naege daedaphan geol ara
daedap eoptneun daedabui uimi
da almyeonseodo nan moreuneun cheok maemdoneunde yojeum…

Masa Depanku

Image
Tawa dan canda akan bertemu dihari itu Bercampur  dengan memori tentang kita yang penuh dengan kesalahan Bisa aja kita akan tertawa dengan keras Namun kesedihan bisa saja datang
Kau kah itu ? Lama tak bertemu Mengapa kita tak bertemu di hari kemaren ?  Agar aku tak menyesal di hari ini
Hmmm mata indahmu tetap sama Begitu juga dengan senyuman manis seperti waktu yang lalu Membawa dunia ini pada kedamaian  Untuk sekejap aku merasakan seperti berada di surga
Tapi ada beda yang berbeda dari dirimu Kau kini tak sendiri' Aku juga tak sendiri Meski dulu ingin sendiri
Aku tak pernah bisa mengenal dirimu sepenuh hati Sebuah kegagalan yang tak pernah aku maafkan Kini waktu kian menjauhkan aku  pada dirimu Meski terkadang ingin aku bawa pulang dirimu yang suci itu  -Bandung 23 Februari 2019-

Februari Menunggu April

Image
Menunggu lagi. Kata itu datang saat aku menonton trailer film Avenger 4 : Endgame. Film itu baru akan tayang bulan April 2019 nanti. Beberapa minggu setelah perhelatan Pilpres dan saat bulan puasa. Endgame yang bisa diartikan sebagai "permainan berakhir". Semoga setelah bulan April, negeri ini akan lebih damai.

April, aku pernah bertemu dengan nama bulan itu. Beberapa kali pada awal abad milenium. Meski terkadang sering dikatakan jauh dengan bulan Februari, April hanya berselisih 2 bulan saja. Setelah bulan Maret, pasti aku bertemu dengan April. 
Rasanya April baru beberapa hari lalu aku bertemu. Sejuk rasanya ketika bertemu dengan bulan April. Bulan yang akan mempertemukan musim hujan dan musim kemarau. Hanya saja, sekarang bulan April tak lagi berarti dalam menentukan musim. Hal ini karena musim sudah susah ditebak setelah adanya ancaman "Global Warming".
April tahun ini akan lebih "menegangkan".Ada perhelatan Pemilu sialan yang membuat April tahun seka…

C.I.N.T.A ?

Image
C.I.N.T.A ?
oleh : Towi Tohari
Apa itu C.I.N.T.A ?
Perasaan yang menipukah ?
Mungkinkah C.I.N.T.A itu diciptakan oleh Iblis ?


C.I.N.T.A menjadi alasan kenapa perempuan melahirkan seorang anak
C.I.N.T.A pula menjadi alasa seorang Ayah bekerja
Banting tulang demi keluarganya

Tapi C.I.N.T.A pula yang melahirkan pembunuhan jutaan orang oleh Hitler
C.I.N.T.A jua yang yang membuat Donald Trump melarang Muslim masuk ke Amerika
C.I.N.T.A menjadi alat untuk menjadi lebih kejam
Namun, C.I.N.T.A pula yang menjadi alat untuk menegakan keadilan



Keadilan kini bertumpu pada C.I.N.T.A
Jutaan yang mati di medan perang
Karena C.I.N.T.A tak hadir untuk menegakan keadilan
Tapi C.I.N.T.A hadir justru menebarkan kejahatan

Tak perlu menunggu kedatangan Isa Al-Masih
Atau pun Imam Mahdi untuk menegakan keadilan
Tapi C.I.N.T.A kitalah yang dapat menegakan keadilan

====Bandung 10-03-2018===